Kiev Kurang Bersahabat bagi Madrid

Agen99bet.net – Final Liga Champions antara Madrid versus The Reds di NSC Olimpiyskiy Stadium, Hari Sabtu 26 Mei 2018 atau Hari Minggu dini hari WIB, jadi tajuk utama di Eropa dalam sepekan pamungkas. Beberapa media menyoroti duel ini.

Kebanyakan dari mereka membahas prediksi siapa tim yang paling mempunyai peluang menggondol Si Kuping besar di musim ini.

Banyak yang jagokan Madrid. Namun, tidak sedikit pula yang memprediksi The Reds bakal jadi jawara.

Sah-sah saja prediksi mereka. Hanya saja, ada baiknya mempunyai faktor non teknis ketika mengeluarkan prediksi.

Faktor non teknis yang dimaksud ialah tuah Olimpiyskiy Stadium kepada kedua tim. Stadion ini diketahui kurang bersahabat dengan Madrid.

Catatan yang dikeluarkan melalui situs resmi UEFA, Madrid cuma dapat mendapatkan satu kemenangan dalam kunjungan ke stadion ini. Itu terjadi pada perempatfinal musim 1999/2000.

Ketika itu, Madrid menang dengan skor 2-0. Fernando Morientes serta Raul Gonzales yang jadi aktor utama kemenangan Madrid.

Pil pahit ditelan Madrid di stadion ini satu musim sebelumnya. Mereka kalah dua gol tanpa balas ketika jumpa tuan rumah, Dinamo Kiev, pada perempatfinal leg 1. Seluruh gol yang dicetak Dinamo dicetak oleh Andriy Shevchenko.
Kemudian, Madrid kesulitan menang di Kiev. Dua kunjungan kemudian diakhiri dengan hasil imbang.

The Reds baru dua kali main di stadion ini. Hanya saja, mereka belum pernah kalah. Liverpool menang sekali. Itu diperoleh ketika mereka berhadapan dengan tuan rumah, Dinamo Kiev pada penyisihan grup Liga Champions musim 2001/02.

Satu pertandingan lain diakhiri dengan hasil imbang. Mereka harus berduel melawan tim Israel, Maccabi Haifa, di stadion ini.

Memang, perjalanan kedua tim bermain di Olympiyskiy Stadium tidak dapat dibandingkan. Pasalnya, The Reds baru main dua kali di sana, sementara Madrid telah tandang dalam empat peluang.

Namun, apa yang dialami di Olympiyskiy perlu dijadikan catatan oleh Madrid. Rekor buruk mereka main di sana dapat saja jadi beban lain ketika main pada partai final.